Rabu, 15 Januari 2014

Pengamatan dan Analisis Interaksi Sosial

Interaksi sosial di pasar
pasar merupakan termasuk sebuah pusat kegiatan ekonomi masyrakat kota maupun perdesaan, di pasar krempyemg daerah banaran, sebagai jantung ekonomi jual beli masyarakat banaran, pasar krempyeng sebuah pasar kecil yang ramai pembeli kalau pagi hari karena satu-satunya pasar di daerah setempat, tak heran jika pasar banaran ramai, selain buah-buahan di pasar banaran juga tersedia bahan-bahan pokok lainya seperti daging, ikan dan makan ringan. Selain sebagai pusat ekonomi pasar juga dapat menjadi pusat interaksi antara pedagang dengan pembeli.
Pagi hari pukul 06.30 Wib selasa 10 september 2013 para pedagang, sudah pada menjajakan dagangannya dari penjual buah-buahan, sayuran, daging sampai penjual pernak- pernik sudah ramai pembeli, ada penjual yang tidak mendapat lahan sampai di samping jalan dengan menggunakan lapak yang terbuat dari bambu, bangunan pasar pasar krempyeng terbuat dari bangunan permanen sebagai bangunan untuk ruang lingkup pasar, untuk menjajakan dagangannya pedagang menggunakan lapak dari kayu, pasar krempyeng termasuk pasar kecil yang kini menampung kira-kira 10 pedagang yang mempunyai lapak tetap, ada juga yang jualan diemperan pasar dengan menggunakan lapak beralas plastik atau meja yang bisa diangkat.

            interaksi antara pembeli dan pedagang dalam pasar krempyeng termasuk dalam jenis antar individu, faktor pendorong pembeli karena fakor internal lebih jelasnya faktor fisik karena faktor fisik itu meliputi makan dan minum. Disana termasuk disosiatif lebih tepat nya persaingan kompetisi yaitu persaingan tanpa pertentangan dan kekerasan para pedang berkompetisi menjual bahan dagangan nya.


Interaksi sosial di kampus
            Kampus merupakan sebuah kawasn tertutup yang memiliki gedung-gedung universitas atau sebagai sarana dan prasarana proses pembelajaran dalam universitas, di kampus fakultas ilmu sosial daerah gunung pati universitas negeri semarang, sebagai tempat pembelajaran mahasiswa yang berjurusan sejarah, sosiologi dan antropologi, geografi dan politik kewarganegaraan, selain dari jurusan-jurusan itu  ada mahasiswa lain yang kadang menempati gedung fakultas ilmu sosial untuk mata kuliah umum, selain sebagai tempat pembelajaran kampus juga dapat sebagai tempat interaksi sosial antara mahasiswa dengan mahasiswa, mahasiswa dengan dosen atau mahasiswa dengan para penjual makanan yang ada di kampus dan jenis jenis interaksinya juga bermacam-macam ada yang antar individu, individu dengan kelompo dan kelompok dengan kelompok.
            Siang hari pukul 14.30 Wib  rabu 11 september 2013 di kampus fakultas ilmu sosial masih ramai mahasiswa, para mahasiswa pada asik bicara ada juga mahasiswa yang membeli makanan, penjual makanan di daerah kampus fakultas ilmu sosial ada yang mempunyai lapak tetap ada juga yang berganti ganti tempat seperti penjual  siomay, cendol, pukis dan msih banyak lagi, banyak mahasiswa yang menggunakan fasilitas internet kampus untuk cari materi kuliah atau cuma sekedar main-main jejaring sosial.

            interaksi para mahasiswa beragam, ada yang kelompok dengan individu ada juga individu dengan individu,  kelompok biasanya di dorong karena kepentingan bersama dan  faktor internal yang di dasari adanya kebutuhan sosial atau fisik. Disana juga terdapat asimiliasi penyatuan dua kelompok menjadi satu, terkadang itu tercipta karena adanya kepentingan bersama.



Interaksi sosial dilingkungan kost
            Kost merupakan tempat tinggal untuk sementara dalam bentuk sewa, kebanyakan kos dihuni oleh mahasiswa, banyak mahasiswa yang kost dari fakultas ilmu sosial, fakultas pendidikan dan fakultas bahasa seni dan mereka dari berbagai jurusan ada yang dari jurusan politik dan kewarganegaraan ada yang dari jurusan bahasa jawa dan masih banyak lagi, dikost semua kelihatan sama tidak membedakan strata sosial, semua membaur dalam satu sama lain sehingga dapat memunculkan interaksi. Interaksi dalam lingkungan kos memiliki berbagai dampak positif dan negatif.
Dampak positif diantaranya apabila dalam lingkungan kos tersebut dihuni oleh mahasiswa yang rajin belajar, berperilaku baik dan aktif maka akan memunculkan atmosfir interaksi yang positif bagi lingkungan kos tersebut. Kondisi ini akan berbanding terbalik apabila dalam suatu lingkungan kos tersebut dihuni oleh mahasiswa yang berperilaku tidak baik, maka interaksi dalam keadaan yang seperti ini akan membawa  dampak buruk bagi lingkungan kos tersebut.
            Interaksi antara penghuni kos antar individu, karena hubungan timbal baliknya antara individu yang satu dengan individu lainya, faktor yang mendorong bisa dari faktor kebutuhan fisik juga bisa dari kebutuhan sosial, misalnya kebutuhan fisik anak kost makan dan saling berbagi dan kebutuhan sosisal nya mengerjakan tugas ramai-ramai bisa bantu yang lain kalau tidak bisa. Disana ada asosiatif kerjasama penyatuan individu demi tujuan yang sama.

Persamamaan dan perbedaan
            Persamaan?
Persamaan nya kebanyakan interaksi yang ada di pasar, kost, kampus dan terminal, di dorong oleh faktor fisik dan faktor sosial, interaksinya pun juga kebanyakan antara individu dengan individu.
Perbedaan?
Perbedaaan nya terdapat pada kepentingan dari setiap individu tersebut.
Interaksi sosial di terminal Bus
            Terminal merupakan sarana prasarana untuk menurunkan dan menurunkan penumpang, untuk pindah dari tranportasi yang satu ke yang lainya atau tetap dalam transportasi tersebut, serta terminal mengatur keberangkatan dan kedatanagan tranportasi Bus atau angkutan umum, biasanya terminal di miliki semua kota dan terminal di satu kota lebih dari satu terminal ada yang mempunyai dua ada yang tiga.
Siang hari pukul 16.00 Wib 20 september 2013 di terminal bus ungaran terlihat sedikit bus yang berada di terminal itu, para penumpang yang sedang menunggu bis pun bermacam-macam ada orang kantoran ada ibu-ibu dari pasar dan ada juga para pelajar mereka harus menunggu Bus atau angkutan umum untuk bisa sampai rumah, para bapak dinas perhubungan pun sibuk dengan mengatur lalu lintas datang dan dan perginya bus di terminal, terminal bus ungarancukup besar disekitar terminal ada penjual kaki lima ada juga penjual tiket bus.


            Interaksi yang terjadi antara penumpang dengan kernet bus adalah interaksi antara individu, faktor pendorongnya karena adanya faktor internal lebih tepatnya pada kebutuhan sosial dan bisa di sebut juga kebutuhan fisik. Disana termasuk disosiatif lebih tepat nya persaingan kompetisi yaitu persaingan tanpa pertentangan dan kekerasan antara sopir bus yang satu dengan sopir bus yang lainya berkompetisi untuk mendapatkatkan penumpang yang banyak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar